Masa Sulit Dan Proses Melewatinya

Posting Komentar

poto/pixabay
Tidak pernah ada yang tahu mengenai peristiwa apa yang akan terjadi di masa depan. Kebanyakan orang bisa menyusun beberapa rencana untuk target mendatang. Ingin sekolah di tempat favorit, kuliah sesuai jurusan yang diminati, bekerja berdasarkan passion, dan lain sebagainya.

Namun bagaimana jika tidak berjalan dengan lancar? Kendala dan masalah sudah pasti ada, menjadi bahan memperlambat, atau bahkan menggagalkan. Peristiwa baik atau buruk bisa terjadi mendadak tanpa ada prediksi sebelumnya.

Saya pribadi di tahun lalu , 2020, sudah membuat rencana yang ingin dilakukan. Kegemaran yang sampai saat ini tidak bisa ditinggalkan yaitu, belajar programming. Beberapa tahapan telah berhasil dilakukan, namun, ketika di pertengahan jalan, mendadak Ayah saya meninggal dunia.

Saat beliau sakit, kami anak-anaknya harus fokus merawat dan menemani setiap proses pengobatan. Melakukan segala upaya agar lekas sembuh, dan sehat seperti semula. Namun, memang Allah Subhana Wa Ta’ala berkehendak lain.

Selama beberapa bulan semua yang saya rencanakan tertunda. Hingga masa-masa duka terlewati, perlahan mulai untuk bangkit kembali. Menata semuanya dari awal lagi. Terlambat sudah pasti, namun lebih baik dari pada tidak sama sekali.

Bertanya Kepada Diri Sendiri

Ketika kehilangan orang tua untuk selama-lamanya, memang terasa sangat berat. Saya begitu merasa sendirian, karena sebelum Ayah, Ibu sudah meninggal dunia terlebih dahulu. Mereka saling menyusul satu sama lain.

Berduka pasti dialami setiap orang yang ditinggal pergi. Namun, berlama-lama dalam kondisi tersebut tidaklah baik. Apalagi sampai meratapi kehilangan mereka. Rasanya sangat berat untuk merelakan, akan tetapi kehidupan tetap harus berlanjut.

Pada saat itu, kita harus bertanya kepada diri sendiri mengani apa tujuan kita. Hal itu bisa menjadi dasar dari tahap awal untuk melangkah bergerak maju. Tidak perlu terburu-buru, coba dari hal yang disukai, atau kegiatan lama yang sempat tertunda.

Mulai Melangkah

Ketika sudah menentukan apa yang menjadi tujuan. Buat daftar pekerjaan. Lakukan satu demi satu. Jika sulit, cobalah untuk meminta bantuan. Di dunia ini masih banyak orang baik yang bersedia menolong, bahkan ada juga tanpa pamrih.

Kehilangan orang yang disayangi, bahkan hadirnya pesaing, adalah proses untuk dilewati  agar mencapai target. Entah mudah atau sulit, bahagia, senang, berduka, menjadi warna ketika menjalaninya. Tapi tetap harus dihadapi.

Menjadi Diri Sendiri

Berintrospeksi adalah menjadi jalan untuk mengenal diri sendiri. Menyadari kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Apa saja yang boleh dan tidak untuk dilakukan. Tanpa memaksakan kehendak secara berlebihan.

Ketika sudah menentukan tujuan yang ingin dicapai, maka lakukan sebaik-baiknya. Bergerak maju untuk mengejar ketertinggalan, menata masa depan. Setiap orang punya dukanya masing-masing, namun, kembali ke pada diri sendiri untuk cara mengatasi dan melewatinya.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email