Kreatif di Masa Pandemi

Posting Komentar

poto/pixabay
Dari kecil sampai sekarang saya punya satu cita-cita. Tidak pernah berubah, “Jadi Orang Komputer”. Karena masih anak-anak, menganggap semua pekerjaan di bidang IT semuanya sama. Terpenting, kalau bisa bekerja dalam dunia itu, pasti rasanya keren.

Nah, semenjak sekolah di jurusan Teknik Komputer Jaringan, mulai terbuka pemikiran. Ternyata seluk-beluk komputer itu sangat luas. Dulu, sangat kagum kalau liat film tentang hacker, bisa membuat sistem, bahkan meretas milik orang lain.

Sampai sekarang juga masih kagum, tapi, ternyata untuk bisa seperti itu sangat tidak mudah. Butuh skill yang mumpuni. Masuk kuliah mengambil jurusan Sistem Informasi, hasil dari mencari daftar kurikulum di internet.

Sepertinya memang berjodoh dengan jurusan itu, saat semester enam, mulai jatuh cinta dengan Back-End. Bahasa pemrograman disaat itu, PHP (Hypertext Prepocessor). Semenjak itu benar-benar tidak bisa berpaling ke platform lain.

Covid-19

Berbulan-bulan sudah harus tetap #dirumahaja, apalagi semenjak saya resign dari pekerjaan. Banyak waktu yang dihabiskan di depan layar monitor laptop. Agar setiap detiknya bermanfaat, harus digunakan sebaik-baiknya.

Saat ini, selain menulis blog dan berjualan secara online. Saya sering melihat video tutorial mengenai bahasa pemrograman PHP. Mengulang-ulang materi dari dasar, agar benar-benar dapat memahami alurnya.

Salah satu materinya saya dapatkan dari pembelajaran kelas online. Setelah mendaftar menjadi member, video tutorial tersebut cukup lengkap untuk dipelajari. Bukan hanya materi belajar, software pendukung juga diberikan.

Namun, yang menjadi kendala sampai saat ini, saya belum bisa menyelesaikan ujian di bagian Front-End. Materi ini memang lebih sulit untuk dipahami. Berulang kali, mengikuti test tersebut, belum bisa untuk lulus juga.

Karena mengambil kelas pemrograman web, maka materi Front-End juga termasuk dalam silabus pembelajarannya. Tapi, saya tidak akan pantang menyerah, akan terus mencoba, sampai bisa lulus. Aamiin.

Membaca Buku

Selain belajar mengenai pemrograman, saat ini membaca buku menjadi hobi baru yang menyenangkan untuk dilakukan. Banyak diskon besar-besaran dari penjual. Harganya menjadi sangat terjangkau, bisa membeli lima sekaligus.

Dan, Alhamdulillah, dalam seminggu sudah berhasil menamatkan satu buku. Ini pertama kalinya bagi saya, bisa selesai membaca hingga tuntas, sampai akhir cerita. Sewaktu kecil suka membaca, tapi, beranjak dewasa mulai menurun minat tersebut.

Nah, sekarang saya ingin memaksimalkan minat membaca. Dari banyak genre, yang paling disukai yaitu fiksi. Cerita petualangan, monster, kehidupan peri. Rasanya seperti berimajinasi, dan juga ada rasa penasaran, tentang akhir ceritanya.

Saat pandemi seperti ini, untuk keluar rumah sangat berbahaya. Masih ada virus Corona, dari pada bepergian, lebih baik menghabiskan waktu dengan hal-hal yang disukai. Merawat diri, mungkin selama ini karena kesibukan bekerja, tidak pernah ada waktu untuk me-time.

Sekarang adalah waktu yang tepat. Untuk mengurangi penularan virus Corona, tetap berada di rumah, dengan meningkatkan kemampuan. Membaca buku, belajar memasak, berkumpul dengan keluarga, dan lain-lain.

Peningkatan kemampuan tidak perlu mengeluarkan dana yang besar. Lakukan saja hal-hal kecil, dan jika ingin mengikuti kelas pembelajaran, saat ini banyak yang menghadirkannya tanpa berbayar. Walaupun gratis, materi yang diberikan sangat mumpuni. Tinggal sesuaikan dengan minat kita masing-masing.

Beberapa perkantoran dan toko-toko ada yang buka. Jika tetap harus ke luar rumah, tetap gunakan masker, menjaga jarak dengan tidak berdekatan dengan warga yang lain. Atau hindari tempat-tempat keramaian. Satu hal yang juga penting, sering mencuci tangan.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email