Hubungan Antara Matematika dan Pemrograman Komputer

Posting Komentar

poto/pixabay
poto/pixabay
Matematika dan komputer? Keduanya sering dikaitkan satu sama lain. Namun, apakah benar ada hubungan erat antara keduanya? 

Pemrograman komputer memang menuntut orang-orang untuk berpikir secara sistematis, akurat dan memiliki analisis yang tinggi. Setiap proyek yang dikerjakan akan berbeda, namun terkadang memiliki fungsi yang sama. Perhitungan dari setiap aplikasi atau software yang dibuat harus sesuai dengan hasil yang benar.

Toko penjualan online, aplikasi kasir minimarket, website para pebisnis yang diperlukan sebagai portofolio, dan masih banyak lagi contoh-contohnya. Semua hal itu tanpa disadari memerlukan perhitungan, minimal yang akan digunakan adalah proses penjumlahan dasar.

Misalnya membuat satu website sederhana mengenai profil seorang client, memang tidak ada proses perdagangan di situ, namun, saat menentukan ukuran gambar, besarnya halaman, programmer harus merincikan jumlah yang tepat dari masing-masing coding.

Secara tidak sengaja, alur matematika akan dikaitkan. Penjumlahan ukuran halaman sebelah atas, kanan, bawah, dan kiri harus tepat agar saat dipublikasikan, semuanya dapat seimbang. Tidak ada yang terlalu besar atau kecil.

Dalam pemrograman, alur perhitungan sangat dibutuhkan saat menggunakan Low Level Language (bahasa tingkat rendah). Karena hanya berisikan angka 0 dan 1, harus saling dijumlah berdasarkan susunan yang diberikan, lalu dapat diubah ke bilangan hexadesimal agar mudah dibaca.

Selain dalam bentuk biner, perhitungan juga diperlukan untuk pembuatan game 3d, aplikasi pemrosesan gambar, data analisis suatu penilitian, dan lain-lain.

Matematika memang tidak dapat terlepas dari kehidupan sehari-hari, dan hal ini termasuk dalam dunia teknologi dan informasi. Ketika membuat website penjualan, proses matematika yang dibutuhkan yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian diskon (jika ada).

Terpenting dari pemrograman adalah, data dapat diolah dengan baik dan tepat sesuai informasi yang ingin disampaikan. Ketika menginput suatu masukan, maka bisa disimpan sesuai fungsi, dan ditampilkan atau menghasilkan output kembali tanpa ada kesamaan data, atau bahkan kesalahan.

Tidak perlu takut mempelajari pemrograman komputer, cukup memahami matematika dasar karena, secara umum hanya digunakan perhitungan sederhana. Seperti contoh di atas, matematika seperti pengiring saat menulis coding  dan mengolah data tersebut.

Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mempelajari tentang rumus-rumus matematika karena bisa disesuaikan dengan tugas yang sedang dikerjakan. Proyek yang diamanahkan oleh client tidak akan tertunda.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email